Sedikitnya ada dua tantangan yang harus dilewati ketika kita memutuskan untuk memulai sesuatu.  Pertama, tidak ada waktu yang ideal untuk memulai, maka lakukanlah secepatnya alias sekarang juga.

Saya sangat sering mengalami hambatan pertama ini.  Maklum, saya termasuk orang yang suka dengan bumbu-bumbu.  Frase nanti akan memulai pada tanggal sekian karena tanggalnya cantik. Nanti akan memulainya hari anu karena awal minggu.  Nanti akan memulainya pada saat punya gadget baru. Nanti dan nanti… sangat nikmat sekali.

Pengalaman membuktikan, itu lebih banyak menjadi alasan untuk menunda.  Dan setelah jatuh pada tanggal dan hari yang ditetapkan, saya sudah kehilangan daya dorong semangatnya alias kehilangan momentum.

Jadi, lakukan sekarang juga.  Itu saja.

Kedua, kehilangan fokus prioritas.  Ini sering saya alami.  Ketika hendak menulis di gadget, tetiba ‘mampir’ dulu untuk membuka browser dan berseluncur di dunia maya.  Rupanya itu pun tidak  sebentar.

Di lain kesempatan, halaman sudah terbuka di layar laptop.  Alih-alih memulai menulis, saya sibuk memilih font dan mengatur-ngatur margin yang hal itu bisa dilakukan belakangan. Hendak membereskan ruangan, mata malah tertambat membaca buku yang tergeletak di lantai yang akan dibereskan.

Karena apa? Karena saya kehilangan fokus prioritas.  Jadi, seharusnya lakukanlah langsung ke titik sasaran.

Jika anda hendak mengerjakan PR, kerjakanlah.  Jika hendak membuat tulisan, lakukanlah pada kesempatan pertama.  Merias-rias dengan hal sepele dapat dilakukan setelah selesai misi utama.

Jika berhasil melakukan dua hal ini, tidak ada salahnya dirayakan dengan secangkir teh manis hangat, atau menyeruput kopi panas bareng kawan. (jjs)